Kegiatan Ramadhan 1440 : I'tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

Kegiatan Ramadhan 1440 : I'tikaf 10 Malam Terakhir Ramadhan

Bismillah
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh

I'tikaf Yuk...

Ibadah i’tikaf bertujuan mulia yaitu untuk menggapai malam lailatul qadar yang punya keutamaan ibadah yang dilakukan lebih baik daripada 1000 bulan. Di antara tujuan i’tikaf adalah untuk menggapai malam tersebut. Dan yang paling utama bila i’tikaf dilakukan di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. Mudah-mudahan kita diberikan jalan untuk melakukan ibadah i’tikaf tersebut demi mencontoh sunnah Nabi kita –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. (Sumber https://rumaysho.com/3506-i-tikaf-di-sepuluh-hari-terakhir-ramadhan.html)

10 Malam Terakhir Ramadhan yang insyaaAllah akan dilaksanan di bulan Ramadhan di tahun ini.

SEGERA DAFTAR!!! KUOTA TERBATAS!!! (kami akan rincikan cara pendaftaran dan ketentuan-ketentuannya dibawah ini).

Kegiatan :

  • I'tikaf
  • Shala Malam Berjama'ah
  • Sahur Bersama
  • Kajian Rutin ba'da Subuh
  • Kajian Rutin ba'da Ashar

PENDAFTARAN 15 - 21 MEI 2019

Cara Pendaftaran

  • I’tikaf di Masjid Ash Shaff terbuka untuk umum, dengan kriteria peserta adalah jamaah Masjid Ash Shaff yang sudah baligh baik laki-laki atau perempuan. Khusus jamaah anak-anak yang mengikuti i’tikaf, minimal berusia 8 tahun dan wajib bersama atau didampingi orang tua/wali.
  • Peserta ikhwan yang mukim 24 jam dibatasi maksimal 50 peserta, selain peserta mukim tersebut maka jamaah yang datangtidak dibatasi selama tempat masih memungkinkan.
  • Panitia tidak menerima peserta akhwat yang mukim 24 jam (hanya menerima i’tikaf pada malam hari), mengingat keterbatasan kapasitas ruang basement maka peserta i’tikaf akhwat (malam hari) akan dibatasi maksimal 100 peserta dengan sistem first in first serve. Selain 100 peserta tadi, apabila masih ada tempat kosong untuk beribadah maka peserta yang datang belakangan tetap dipersilahkan untuk melaksanakan ibadah ditempat tersebut.
  • Pendaftaran i’tikaf dibuka mulai hari Rabu,15 Mei 2019 s.d Selasa, 21 Mei 2019.
  • Cara pendaftaran (khusus ikhwan mukim 10 hari) dengan mengirimkan WA/SMS ke nomor 0815-1010-0024 dengan format sebagai berikut : Nama Lengkap_Alamat_Umur : Contoh (Abu Fudhail_Jl. H. Sarmah_30Th)
  • Peserta yang sudah mendaftar akan diseleksi oleh panitia dan akan diinformasikan hasilnya.
  • Keputusan panitia bersifat final.

Ketentuan - ketentuan Selama I’tikaf
I’tikaf

  • I’tikaf dimulai bada Ashar tanggal 20 Ramadhan sampai dengan hari terakhir bulan Ramadhan (mengikuti ketetapan pemerintah).
  • Peserta I’tikaf akan diberikan tanda pengenal dan tata tertib i’tikaf di Masjid Ash Shaff.
  • Pengaturan penempatan jama'ah sesuai dengan ketentuan panitia.
  • Setiap jamaah berkomitmen menjaga ketenangan, tidak melakukan kegiatan yang mengganggu jama'ah lain.
  • Peserta I’tikaf berikomitmen untuk menjaga kebersihan dan kesucian Masjid Ash Shaff.
  • Peserta I’tikaf yang membawa anak-anak agar senantiasa mendampingi anak-anaknya dan menjaga ketenangan masjid.
  • Barang-bawang keperluan I’tikaf yang dibawa harus mempertimbangkan luas ruangan dan kapasitas masjid.

Kajian Rutin

  • Kajian rutin dilaksanakan pada bada Ashar dan bada Subuh selama 10 hari terakhir.
  • Peserta kajian adalah jama'ah I’tikaf dan jama'ah umum.

Sholat Malam

  • Sholat malam dilaksanakan pada pukul 01.30 - 02.30 WIB selama 10 hari terakhir.
  • Jama'ah agar senantiasa menjaga ketenangan dan ketertiban.

Sahur Bersama

  • Sahur bersama dilaksanakan setelah sholat malam di tempat yang telah ditentukan.
  • Sahur bersama menggunakan sistem kupon yang dapat di ambil di panitia.
  • Mengingat keterbatasan tempat sahur maka jama'ah diharapkan dapat bergantian menggunakan tempat sahur.

Hikmah dikhususkan sepuluh hari terakhir dengan i’tikaf dapat dilihat pada hadits Abu Sa’id Al Khudri di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنِّى اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوَّلَ أَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ ثُمَّ اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوْسَطَ ثُمَّ أُتِيتُ فَقِيلَ لِى إِنَّهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْيَعْتَكِفْ ». فَاعْتَكَفَ النَّاسُ مَعَهُ

Aku pernah melakukan i’tikaf pada sepuluh hari Ramadhan yang pertama. Aku berkeinginan mencari malam lailatul qadar pada malam tersebut. Kemudian aku beri’tikaf di pertengahan bulan, aku datang dan ada yang mengatakan padaku bahwa lailatul qadar itu di sepuluh hari yang terakhir. Siapa saja yang ingin beri’tikaf di antara kalian, maka beri’tikaflah.” Lalu di antara para sahabat ada yang beri’tikaf bersama beliau. (HR. Bukhari no. 2018 dan Muslim no. 1167). Jadi, beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– melakukan i’tikaf supaya mudah mendapatkan malam lailatul qadar. Sumber https://rumaysho.com/3506-i-tikaf-di-sepuluh-hari-terakhir-ramadhan.html

Ikuti kami di :

http://kontakk.com/@masjidashshaff

Syukran wa Barakallahu Fiikum